Kamis, 03 November 2016

PROFIL PAUD AL-HAROKAH



P R O F I L
PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD)
YAYASAN AL-HAROKAH

Pendahuluan

 
Setiap orang tua menginginkan anaknya lebih baik, lebih maju dan lebih berhasil dari mereka. Sebaliknya tidak ada orang tua di muka bumi ini yang menginginkan anak-anaknya lebih rendah kedudukan sosialnya, gagal dalam hidupnya dan tidak memiliki masa depan yang cerah. Anak adalah anugerah dari Tuhan Yang Maha Kuasa sehingga setiap orang yang dikaruniai seorang anak wajib untuk mengasihi, membimbing, memberikan pendidikan yang terbaik serta mengupayakan kesejahteraannya sesuai dengan kemampuan yang orang tua miliki karena anak juga adalah masa depan keluarga.
Teori yang mengatakan bahwa pendidikan yang pertama dan terutama adalah dalam keluarga sangat tepat sehingga orang tua harus menjadi sebagai contoh dan model bagi anak. Hal ini diperkuat oleh pendapat Martin Luther (1483 - 1546) yang mengatakan bahwa keluarga adalah pihak paling penting dalam pendidikan anak. Jika orang tua dapat memberikan contoh dan teladan yang baik bagi anak-anaknya maka sikap anak tidak jauh beda dari orang tuanya demikian sebaliknya apabila orang tua tidak dapat memberikan contoh dan teladan yang baik maka orang tua tidak bisa berharap banyak anak-anaknya akan menjadi lebih baik sesuai dengan keinginan orang tua, bukankah buah jatuh tidak jauh dari pohonnya?
Kehadiran Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang menjadi bagian dari Sistem Pendidikan Nasional Indonesia menjadi sangat urgen bagi peletakan dasar pendidikan anak seperti yang tertuang dalam Undang-undang Nomor 20 tahun 2003. PAUD membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut. Anggapan bahwa pendidikan itu baru bisa dimulai setelah Sekolah Dasar (7 tahun) ternyata tidak benar, bahkan pendidikan yang dimulai pada usia TK (4-6 tahun) pun sebenarnya sudah terlambat karena sebenarnya pendidikan itu bisa dimulai sejak anak lahir bahkan sejak dalam kandungan.
Pendidikan anak usia dini dilakukan dengan tujuan memberikan konsep yang bermakna bagi anak melalui pengalaman nyata dan bermakna. Hanya melalui pengalaman nyata dan bermaknalah anak menunjukkan aktivitas dan rasa ingin tahu (curiousity) secara optimal dan menempatkan posisi pendidik sebagai pendamping, pembimbing serta fasilitator bagi anak sehingga menghindari bentuk pembelajaran yang hanya berorientasi pada kehendak guru yang menempatkan anak secara pasif dan guru menjadi dominan.

Pada masa usia dini anak mengalami masa keemasan (the golden years) yang merupakan masa dimana anak mulai peka/sensitif untuk menerima berbagai rangsangan. Masa peka pada masing-masing anak berbeda, seiring dengan laju pertumbuhan dan perkembangan anak secara individual. Masa peka adalah masa terjadinya kematangan fungsi fisik dan psikis yang siap merespon stimulasi yang diberikan oleh lingkungan. Masa ini juga merupakan masa peletak dasar untuk mengembangkan kemampuan kognitif, motorik, bahasa, sosio emosional, agama dan moral.

Pendidikan anak usia dini merupakan wahana pendidikan yang sangat fundamental dalam memberikan kerangka dasar terbentuk dan berkembangnya dasar-dasar pengetahuan, sikap dan keterampilan pada anak. Keberhasilan proses pendidikan pada masa dini tersebut menjadi dasar untuk proses pendidikan selanjutnya. Demikian juga keberhasilan penyelenggaraan pendidikan pada lembaga pendidikan anak usia dini (Kelompok bermain, Taman Penitipan Anak, Satuan PAUD sejenis lainnya) sangat tergantung pada sistem dan proses pendidikan yang dijalankan.

Visi, Misi dan Tujuan

Visi

“Mencetak Generasi Bangsa yang Berakhlakul Karimah, Kreatif, Cakap dan Mandiri”
Misi

1.       Membiasakan peserta didik untuk besikap dan bertuturkata meneladani Rasulullah SAW;
2.       Mengembangkan bakat dan kemampuan anak melalui bermain sambil belajar secara nyata;
3.       Menyiapkan anak didik dengan kegiatan kecakapan hidup/life skil;
4.       Mengembangkan kesadaran hidup mandiri terhadap anak.  

Tujuan

Tujuan PAUD Al-Harokah secara umum adalah
1.       Membantu anak untuk terus belajar sepanjang hayat guna menguasai keterampilan hidup. Pembelajaran bagi anak usia dini bukan berorientasi pada sisi akademis saja melainkan menitikberatkan kepada peletakan dasar ke arah pertumbuhan dan perkembangan fisik, bahasa, intelektual, sosial-emosi serta seluruh kecerdasan (Kecerdasan Jamak). Dengan demikian, PAUD yang diselenggarakan harus dapat mengakomodasi semua aspek pekembangan anak dalam suasana yang menyenangkan dan menimbulkan minat anak.
 
2.       Mengembangkan berbagai potensi anak sejak dini sebagai persiapan untuk hidup dan dapat menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Sedangkan berdasarkan tinjauan aspek didaktis psikologis tujuan pendidikan di Pendidikan Anak Usia Dini yang utama adalah; pertama, menumbuhkembangkan pengetahuan, sikap dan keterampilan agar mampu menolong diri sendiri (self help), yaitu mandiri dan bertanggung jawab terhadap diri sendiri seperti mampu merawat dan menjaga kondisi fisiknya, mampu mengendalikan emosinya dan mampu membangun hubungan dengan orang lain. Kedua, meletakkan dasardasar tentang bagaimana seharusnya belajar (learning how to learn). Hal ini sesuai dengan perkembangan paradigma baru dunia pendidikan melalui empat pilar pendidikan yang dicanangkan oleh UNESCO, yaitu learning to know, learning to do, learning to be dan learning to live together yang dalam implementasinya di lembaga PAUD dilakukan melalui pendekatan bermain sambil belajar (learning by playing), belajar yang menyenangkan (joyful learning) serta menumbuhkembangkan keterampilan hidup (life skills) sederhana sedini mungkin.
Apabila semua pihak terutama orang tua mengetahui dan sadar akan pentingnya PAUD serta didukung oleh tenaga pendidik yang dapat melaksanakan pendekatan pembelajaran sesuai dengan prinsip dan tujuan belajar anak usia dini maka akan terciptalah anak Indonesia yang cerdas, terampil dan bertanggung jawab yang tentunya didukung oleh kesehatan yang baik serta akhlak mulia karena pendidikan anak usia dini harus dilakukan secara holistik atau menyeluruh baik ilmu, watak dan kepribadian, iman yang baik serta kesehatan yang prima. Dengan jalan ini PAUD Al-Harokah diharapkan mampu menyiapkan masa depan anak yang diharapkan pada waktunya mampu membawa bangsa ini menuju kejayaan dan mampu bersaing dengan dunia global.

Kondisi

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Al-Harokah kini tengah menyelenggarakan proses pendidikan yang telah berjalan selama 4 (Empat) bulan. PAUD Al-Harokah didirikan pada tanggal 05 Febuari 2016 oleh Hamdin Almurdani, S.Kom.I sebagai ketua Yayasan Al-Harokah dan Nunuy Alya Mukhbita Sebagai Kepala PAUD Al-Harokah.
Sarana pendidikan PAUD AL-Harokah saat ini belum mempunyai ruangan khusus belajar (hanya memanfaatkan fasilitas seadanya) dengan jumlah tenaga pendidik sebanyak dua orang yang background pendidikannya adalah Sekolah Menegah Atas dan alumni pesantren. Jumlah siswa pada saat ini sebanyak 26 orang.

Partisipasi Masyarakat

Partisipasi masyarakat terhadap penyelenggaraan PAUD cukup menggembirakan. Hal ini dapat ditandai dengan keikutsertaan mereka berpartisipasi dengan cara menyekolahkan anak usia dini mereka ke PAUD Al-Harokah. Disamping itu mereka para orang tua siswa tidak segan-segan dalam memberikan infaq dan shadaqah terhadap penyelenggaraan PAUD.



Peserta Didik

 
No
Nama Lengkap
Jenis
Kelamin
Usia
Alamat
1.
Dendi
L
5
Kp. Sindanghayu RT. 007/003 Desa Wanasari
2.
Ervina Pebriani
P
4
Kp. Sindanghayu RT. 007/003 Desa Wanasari
3.
M. Abdul Wahab
L
5
Kp. Sindanghayu RT. 007/003 Desa Wanasari
4.
M. Aldi Ardiansyah
L
4
Kp. Cipeteuy RT. 001/001 Desa Sirnasari
5.
M. Rifki Ardiansyah
L
5
Kp. Sindanghayu RT. 007/003 Desa Wanasari
6.
Neng Mira
P
3
Kp. Cipeteuy RT. 001/001 Desa Sirnasari
7.
Novita Putri
P
3
Kp. Sindanghayu RT. 007/003 Desa Wanasari
8.
Putri Maya Dita
P
3
Kp. Sindanghayu RT. 007/003 Desa Wanasari
9.
Raisya Akhilah N.
P
3
Kp. Sindanghayu RT. 007/003 Desa Wanasari
10.
Rehan Saputra
L
5
Kp. Sindanghayu RT. 007/003 Desa Wanasari
11.
Ripal Pauji
L
5
Kp. Sindanghayu RT. 007/003 Desa Wanasari

DATA ANAK USIA 0-2 TAHUN
BERDASARKAN DATA POSYANDU PUSPA INDAH II
Kp. Sindanghayu RT. 007 / 003 Desa Wanasari Kec. Surade Kab. Sukabumi
No
Nama Anak
Nama Orang Tua
Alamat
Ayah
Ibu
1
M. Asep Maulana
H. Ahmad
Susi
Kp. Sindanghayu
2
Syifa P.
Misbah
Rohmah
Kp. Sindanghayu
3
Kandias
Nuryadin
Enis Susanti
Kp. Sindanghayu
4
Haris
Harya
Lelah
Kp. Sindanghayu
5
M. Syafir
Pepep S.
Siti Jamilah
Kp. Sindanghayu
6
Hanifah
Samsu Romli
Ai Riska
Kp. Sindanghayu
7
Siti Sulistiawati
Supriatna
Eli
Kp. Sindanghayu
8
Milani
Enang
Noneng
Kp. Sindanghayu
9
M. Abdul Basit
Haer
Erah
Kp. Sindanghayu
10
Rizki M.
Dayi
Nenti
Kp. Sindanghayu
11
M. Aldansyah
Danu
Mely
Kp. Sindanghayu
12
Amika Aprilia
Elan
Wulandari
Kp. Sindanghayu
13
Dimas
Nandi
Jenab
Kp. Sindanghayu
14
Syipa R.
Dirman
Robiah
Kp. Sindanghayu
15
M. Alpan RB.
Hasan
Ai Nenih
Kp. Sindanghayu
16
Serdi Kustian
Engkus
Atip
Kp. Cipeuteuy
17
Siti Anisah
Eman
Lasmi
Kp. Cipeuteuy
18
Erpan
Dede
Lela
Kp. Cipeuteuy
19
Fakhira Salsabila
Juanda
Epon
Kp. Cipeuteuy
20
M Fakhri
Erus
Euis
Kp. Cipeuteuy
21
Erwin
Eri
Yanti
Kp. Cipeuteuy

Tutor


No
Nama Lengkap
Jenis
Kelamin
Pendidikan
Terakhir
Alamat
Jabatan
1.
Nunuy Alya Mukhbita
P
SMK
Kp. Sindanghayu RT. 007/003 Desa Wanasari
Kepala PAUD Sekaligus Tutor
2.
Dedeh Ratnasari
P
SMK
Kp. Sindanghayu RT. 007/003 Desa Wanasari
Tutor






Kelembagaan

 Untuk memudahkan dalam pengelolaan penyelenggaraan PAUD Al-Harokah maka disusun kepengurusan yang mempunyai peran dan fungsi masing-masing. Susunan kepengurusan PAUD Al-Harokah adalah :
1.       Kepala                          : Nunuy Alya Mukhbita
2.       Sekretaris                     : Irfan Kurniawan
3.       Bendahara                      : Eni
4.       Tutor                             : Dedeh Ratnasari
Rencana Pengembangan di Masa Depan

PAUD Al-Harokah memiliki perencanaan pengembangan di masa depan. Diantaranya adalah :
1)       Menyediakan sarana dan prasarana pendidikan bagi anak usia dini yang lebih memadai;
2)       Meningkatkan profesionalisme tenaga kependidikan PAUD dengan cara mengadakan seminar dan lokakarya;
3)       Melakukan pendekatan kepada instansi dan atau Dinas yang berkompeten untuk melancarkan program pedidikan yang diselenggarakan;
4)       Melakukan kampanye kepada masyarakat akan pentingnya pendidikan bagi anak usia dini.

Penutup

PAUD Al-Harokah berdasarkan konsep dan rencana pengembangan sudah dikatakan matang. Namun dalam tataran operasional sangat membutuhkan dukungan dan dorongan dari berbagai pihak. Oleh karena itu kami mengharapkan adanya sumbangsih berupa ide/pemikiran dan dorongan berupa moril maupun materil.
Wanasari, 05 Febuari 2016
PAUD Al-Harokah



ttd
Nunuy Alya Mukhbita


P R O F I L   P A U D
(PENDIDIKAN ANAK USIA DINI)
YAYASAN ALHAROKAH


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer